Toko Abdu Pojok Busana Ikhwan
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

al-Hasyr (Pengumpulan) Bagian 2

Halaqah 32 – Beriman Kepada Hari Akhir
al-Hasyr (Pengumpulan) Bagian 2

Di padang mahsyar akan didekatkan matahari sejarak 1 mil, sehingga manusia mendapatkan kesusahan yang sangat. Mereka berkeringat sesuai dengan kadar amalannya, yaitu kadar dosanya. Ada yang keringatnya sampai kedua mata kaki, dan ada yang sampai kedua lututnya, pinggangnya, bahkan ada yang sampai mulutnya. (HR. Muslim, Shahih)

Salah seorang rawi, Sulaim bin Umair, beliau mengatakan, demi Allah saya tidak tahu apa yang beliau ﷺ maksud dengan satu mil disini. Apakah jarak atau mil yang berarti alat pencelak mata. Dan Allah عَزَّ وَ جَلَّى adalah dzat yang maha mampu untuk melakukan segala sesuatu.

Di dalam waktu yang sangat lama di padang mahsyar, mereka menunggu hari keputusan. Satu hari disana seperti 50.000 tahun di dunia. Namun Allah عَزَّ وَ جَلَّى akan meringankan hari tersebut bagi orang-orang yang beriman.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ

“Para malaikat dan Jibril akan naik kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى pada waktu 1 hari disana seperti 50.000 tahun di dunia” (al-Ma’arij: 4)

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, disebutkan bahwasanya orang yang tidak membayar zakat hartanya, dia akan tersiksa dengan hartanya tersebut sampai hari keputusan. Disebutkan dalam hadits tersebut, bahwasanya 1 hari disitu seperti 50.000 tahun di dunia.

Rasulullah ﷺ bersabda:

يَقُوْمُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِيْنَ مِقْدَارَ نِصْفِ يَوْمٍ مِنْ خَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ فَيُهَوِّنُ ذَلِكَ اليوم عَلَى الْمُؤْمِنِ كَتَدَلِّي الشَّمْسِ لِلْغُرُوْبِ إِلىَ أَنْ تَغْرُبَ

“Manusia akan berdiri untuk Allah Rabbul ‘alamin pada saat itu selama setengah hari dari 50.000 tahun di dunia. Dan akan diringankan bagi orang yang beriman. Setengah hari tersebut seperti waktu antara menjelang tenggelamnya matahari sampai tenggelamnya matahari.” (HR. Ibnu Hibban, Shahih)

Di dalam hadits yang lain, beliau ﷺ mengatakan:

يَجْمَعُ اللهُ الأَوَّلِيْنَ وَالآخِرِيْنَ لِمِيْقَاتِ يَوْمٍ مَعْلُوْمٍ قِيَامًا أَرْبَعِيْنَ سَنَةً شَاخِصَةً أََبْصَارُهُمْ [إِلَى السَمَاءِ] يَنْتَظِرُوْنَ فَصْلَ الْقَضَاءِ

“Allah akan mengumpulkan orang-orang yang dahulu dan yang akhir pada waktu yang diketahui, dalam keadaan berdiri selama 40 tahun, dalam keadaan tajam pandangan mereka memandang ke langit, menunggu waktu keputusan dari Allah.” (HR. Thabrani, dalam Mu’jamul Kabir)

Ada yang mengatakan bahwa perbedaan waktu tersebut tergantung amalan seseorang di dunia. Wallahu a’lam bis showab dan saat itulah manusia menyadari bahwa kehidupan di dunia hanyalah sesaat saja.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ كَأَن لَّمْ يَلْبَثُوا إِلَّا سَاعَةً مِّنَ النَّهَارِ يَتَعَارَفُونَ بَيْنَهُمْ

“Dan pada hari dimana Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى akan mengumpulkan mereka, mereka merasa seakan-akan mereka tidak tinggal di dunia kecuali sekejap saja di siang hari. Dan pada saat itu mereka saling mengenal diantara mereka” (Yunus: 45)

 


* Postingan ini hanya catatan admin tokoabdu.com dari hasil mendengar audio yang disampaikan pada grup HSI
* Tetap disarankan mengikuti program HSI Abdullah Roy agar lebih mendapatkan faidah ilmu dan juga mendapatkan sanad ilmu karena mendengarkan audionya secara langsung

Dian Amrillah

Kelahiran Desa Damarpura, OKU Selatan, Sekolah di Baturaja, Kuliah di Tangerang dan kini menetap bersama keluarga di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan