Toko Abdu Pojok Busana Ikhwan
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Beriman Dengan Nama Nama Khusus Malaikat

Halaqah 4 – Beriman Dengan Malaikat

Beriman Dengan Nama Nama Khusus Malaikat

 

Diantara cara beriman dengan malaikat adalah beriman dengan nama-nama khusus sebagian kecil malaikat yang ada didalam dalil yang shahih. Adapun yang tidak kita ketahui namanya dan mereka ini jauh lebih banyak, maka kita beriman secara global. Artinya beriman dengan adanya mereka meskipun kita tidak mengetahui namanya. Dan diantara malaikat yang kita ketahui namanya:

 

Yang pertama adalah Jibril

Allah  berfirman:

قُلْ مَن كَانَ عَدُوًّا لِّجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَى قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللّهَ

Katakanlah barangsiapa yang menjadi musuh bagi Jibril maka sesungguhnya dia telah menurunkan wahyu kepada hatimu dengan izin Allah (al-Baqarah: 97)

 

Yang kedua adalah Mikail

Allah berfirman:

مَن كَانَ عَدُوًّا لِّلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِّلْكَافِرِينَ

Barangsiapa yang menjadi musuh bagi Allah, Malaikat-malaikat-Nya, Rasul-rasul-Nya, Jibril dan juga Mikail maka sesungguhnya Allah adalah musuh bagi orang orang yang kafir (al-Baqarah: 98)

 

Yang ketiga adalah Israfil

Didalam sebuah hadits, diantara doa iftitah yang dibaca oleh Nabi ﷺ ketika shalat malam adalah:

اللهُمَّ رَبَّ جَبْرَائِيلَ، وَمِيكَائِيلَ، وَإِسْرَافِيلَ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ، اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ، إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Ya Allah, Rabb-nya Jibril, Mikail, dan juga Israfil yang telah menciptakan langit dan juga bumi. Yang mengetahui yang ghaib maupun yang kelihatan. Engkau menghukumi di antara hamba-hambaMu didalam apa yang mereka perselisihkan. Maka tunjukilah aku yang benar didalam apa yang diperselisihkan, dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau memberikan petunjuk orang yang engkau kehendaki kepada jalan yang lurus (HR. Muslim)

 

Yang keempat adalah Maalik

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ قَالَ إِنَّكُم مَّاكِثُونَ

Mereka (yaitu penduduk neraka) memanggil wahai Maalik hendaklah Rabbmu mematikan kami. Maka Maalik berkata sesungguhnya kalian akan tetap tinggal (az-Zukhruf: 77)

 

Yang kelima adalah Munkar dan Nakir

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا قُبِرَ الْمَيِّتُ -أَوْ قَالَ: أَحَدُكُم أَتَاهُ مَلَكَانِ أَسْوَدَانِ أَزْرَقَانِ يُقَالُ لِأَحَدِهِمَا الْمُنْكَرُ وَالْآخَرُ النَّكِيْرُ

Apabila seorang mayit atau salah seorang diantara kalian dikuburkan maka akan didatangi 2 orang malaikat yang hitam, yang biru dinamakan yang pertama adalah Munkar dan yang lain An-Nakiir” (HR Tirmizi dan hadits ini adalah hadits yang hasan)

 

Yang keenam adalah Haarut dan Maarut

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ

Dan tidaklah Sulaiman kafir, akan tetapi setan-setanlah yang kafir mereka yang mengajarkan manusia sihir dan apa yang telah diturunkan kepada dua orang malaikat di baabil yang bernama haarut dan juga marut(al-Baqarah: 102)

 

Dan yang selanjutnya diantara nama khusus malaikat adalah Ar-ra’d.

 

Didalam sebuah hadits datang orang orang yahudi kepada Nabi ﷺ kemudian mereka berkata:

يَا أَبَا الْقَاسمِ أَخْبِرْنَا عَنْ الرَّعْدِ مَا هُوَ

Wahai Abal Qaasim (Rasulullah ﷺ) kabarkanlah kepada kami tentang Ra’d apakah itu. Maka Beliau ﷺ mengatakan

مَلَكٌ مِنْ الْمَلَائِكَةِ مُوَكَّلٌ بِالسَّحَابِ مَعَهُ مَخَارِيقُ مِنْ نَارٍ يَسُوقُ بِهَا السَّحَابَ حَيْثُ شَاءَ اللَّهُ

Beliau mengatakan seorang malaikat diantara malaikat-malaikat yang diberi tugas untuk menggiring awan. Bersamanya alat yang terbuat dari api untuk menggiring awan tersebut sesuai dengan kehendak Allah(Hadits Shahih diriwayatkan oleh Tirmidzi)

 


* Postingan ini hanya catatan admin tokoabdu.com dari hasil mendengar audio yang disampaikan pada grup HSI
* Tetap disarankan mengikuti program HSI Abdullah Roy agar lebih mendapatkan faidah ilmu dan juga mendapatkan sanad ilmu karena mendengarkan audionya secara langsung

Dian Amrillah

Kelahiran Desa Damarpura, OKU Selatan, Sekolah di Baturaja, Kuliah di Tangerang dan kini menetap bersama keluarga di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan