Toko Abdu Pojok Busana Ikhwan
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Dajjal – Bagian 1

Halaqah 15 – Beriman Kepada Hari Akhir
Dajjal – Bagian 1

Dajjal yang secara bahasa artinya adalah pendusta besar, merupakan seorang manusia keturunan Nabi Adam yang diakhir zaman Allah akan menjadikan dia sebagai fitnah terbesar dalam sejarah manusia.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَّجَّالِ

“Tidak ada fitnah antara penciptaan Adam sampai hari kiamat yang lebih besar daripada fitnah Dajjal” (HR. Muslim)

Sebelum keluarnya Dajjal, bumi dalam keadaan kemarau yang sangat panjang. Manusia sangat membutuhkan air dan juga makanan. Dajjal muncul dan mengaku sebagai tuhan rabbul ‘alamin.
Allah memberikan dia kemampuan untuk bergerak cepat, menurunkan hujan, dan menumbuhkan tanaman. Dia membawa sesuatu yang menyerupai surga dan neraka. Sehingga orang-orang yang mengenal tidak Allah, (seperti orang-orang musyrik, kafir dan munafik) merekapun mengikuti Dajjal.

Diantaranya adalah 70.000 orang Yahudi Asbahan. (HR. Muslim)

Dan Asbahan adalah nama sebuah daerah.

Sampai ada orang yang awalnya menyangka dirinya beriman, setelah melihat perkara yang luar biasa pada diri Dajjal, akhirnya dia mengikuti Dajjal tersebut. (HR. Abu Dawud, Shahih)

Setiap nabi telah mengingatkan umatnya fitnah Dajjal ini.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنِّى اُنْذِرُكُمُوهُ ، وَمَا مِنْ نَبِىٍّ إِلاَّ قَدْ أَنْذَرَهُ قَوْمَهُ ، لَقَدْ أَنْذَرَهُ نُوحٌ قَوْمَهُ

“Sesungguhnya aku akan memperingatkan kalian tentang Dajjal. Dan tidaklah seorang Nabi kecuali dia telah memperingatkan kaumnya dari Dajjal. Demikian pula Nuh” (HR. Bukhari)

Dajjal sekarang ada di sebuah pulau. Tamin ad-Daari seorang sahabat nabi saat masih beragama nasrani, dia dan beberapa orang temannya pernah terdampar di pulau tersebut. Mereka melihat Dajjal dalam keadaan terikat kuat. Bahkan sempat terjadi dialog antara mereka dengan Dajjal. Kemudian Tamim mengabarkan pertemuan dan dialog ini kepada Nabi setelah masuk Islam, dan dibenarkan oleh Nabi. (HR. Muslim, Shahih)

 


* Postingan ini hanya catatan admin tokoabdu.com dari hasil mendengar audio yang disampaikan pada grup HSI
* Tetap disarankan mengikuti program HSI Abdullah Roy agar lebih mendapatkan faidah ilmu dan juga mendapatkan sanad ilmu karena mendengarkan audionya secara langsung

Dian Amrillah

Kelahiran Desa Damarpura, OKU Selatan, Sekolah di Baturaja, Kuliah di Tangerang dan kini menetap bersama keluarga di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan