Toko Abdu Pojok Busana Ikhwan
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Keluarnya Seekor Hewan Melata dari Bumi dan Keluarnya Asap

Halaqah 24 – Beriman Kepada Hari Akhir
Keluarnya Seekor Hewan Melata dari Bumi dan Keluarnya Asap

Termasuk tanda besar dekatnya hari kiamat adalah keluarnya seekor hewan melata yang aneh dari bumi yang bisa berbicara dengan manusia.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

وَإِذا وَقَعَ القَولُ عَلَيهِم أَخرَجنا لَهُم دابَّةً مِنَ الأَرضِ تُكَلِّمُهُم أَنَّ النّاسَ كانوا بِآياتِنا لا يوقِنونَ

“Dan apabila telah datang keputusan atas mereka, maka kami akan keluarkan untuk mereka seekor hewan melata dari bumi yang akan berbicara kepada manusia, bahwa manusia dahulu tidak yakin dengan ayat-ayat kami” (An-Naml: 82)

Hewan tersebut akan keluar di waktu dhuha, sebagaimana di dalam shahih Muslim. Dan dia akan menandai orang kafir di hidungnya sebagai tanda kekafirannya. Maka manusia masing-masing dengan jelas akan mengetahui siapa yang mu’min dan siapa yang kafir.

Di dalam sebuah hadits yang shahih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:
“Akan keluar seekor hewan melata, dan akan menandai manusia pada hidung-hidung mereka”

Di antara tanda besar hari kiamat, adalah keluarnya asap.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

فَارتَقِب يَومَ تَأتِي السَّماءُ بِدُخانٍ مُبينٍ يَغشَى النّاسَ هذا عَذابٌ أَليمٌ

“Maka tunggulah hari dimana langit akan membawa asap yang nyata yang menutupi manusia. Inilah adzab yang pedih” (ad-Dukhan: 10-11)

Ibnu ‘Abbas رضي الله عنه berpendapat bahwa maksud ayat ini adalah asap yang akan keluar di akhir zaman sebagai salah satu tanda dekatnya hari kiamat. Dan asap ini merupakan adzab dan siksaan bagi orang-orang kafir.

 


* Postingan ini hanya catatan admin tokoabdu.com dari hasil mendengar audio yang disampaikan pada grup HSI
* Tetap disarankan mengikuti program HSI Abdullah Roy agar lebih mendapatkan faidah ilmu dan juga mendapatkan sanad ilmu karena mendengarkan audionya secara langsung

Dian Amrillah

Kelahiran Desa Damarpura, OKU Selatan, Sekolah di Baturaja, Kuliah di Tangerang dan kini menetap bersama keluarga di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan