Toko Abdu Pojok Busana Ikhwan
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Kitab Al-Injil – Bagian 1

Halaqah 12 – Beriman dengan Kitab-kitab Allah

Kitab Al-Injil – Bagian 1

 

Ada yang mengatakan bahwa kata Al-Injil berasal dari bahasa Yunani yang artinya kabar gembira.

Diantara kabar yang kita ketahui tentang Al-Injil didalam Alquran dan Al Hadits:

  1. Al-Injil diturunkan kepada Nabi ‘Isa عليه السلام

Allah berfirman:

ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَى آثَارِهِم بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ 

“Kemudian Kami susulkan setelah mereka yaitu Nabi Nuh dan Nabi Ibrahim Rasul-rasul Kami dan kami susulkan pula ‘Isa Putra Maryam dan Kami berikan Injil kepadanya” (al-Hadid: 27)

 

  1. Al-Injil diturunkan untuk membenarkan At Taurat mengikutinya dan tidak menyelisihinya

Allah berfirman :

وَقَفَّيْنَا عَلَى آثَارِهِم بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِينَ

”Dan Kami susulkan setelah mereka dengan ‘Isa putra Maryam yang membenarkan apa yang datang sebelumnya berupa kitab Taurat dan Kami berikan Injil kepadanya didalamnya ada petunjuk dan cahaya dan Injil tersebut datang untuk membenarkan kitab yang datang sebelumnya yaitu kitab Taurat dan petunjuk serta nasehat bagi orang-orang yang bertaqwa” (al-Maidah: 46)

 

Kitab Injil isinya mengikuti isi Taurat kecuali dalam beberapa hukum yang sedikit.

Allah berfirman menceritakan ucapan Nabi ‘Isa kepada Bani Israil :

وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَلِأُحِلَّ لَكُم بَعْضَ الَّذِي حُرِّمَ عَلَيْكُمْ

”Dan Aku membenarkan kitab yang datang sebelumku yaitu Taurat dan aku menghalalkan sebagian dari apa yang sebelumnya diharamkan atas kalian” (Ali ‘Imran: 50)

 

Berkata Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat ini:

وَلِهَذَا كَانَ المَشْهُوْرُ مِنْ قَوْليْ اَلْعُلَمَاءِ أَنَّ الْإِنْجِيْلَ نَسَخَ بَعْضَ أَحْكَامِ التَّوْرَاة

“Oleh karena itu yang masyhur dari dua pendapat ulama bahwa injil menghapuskan sebagian hukum-hukum Taurat”

 

Datang di Perjanjian Baru Injil Matius pasal 5 ayat 17-19 yang menguatkan hal ini disebutkan didalamnya bahwa Nabi ‘Isa berkata:

”Janganlah kamu menyangka bahwa aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para Nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena aku berkata kepadamu sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini satu huruf atau satu titik pun tidak akan di tiadakan dari hukum Taurat sebelum semuanya terjadi. Karena itu siapa yg meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah didalam kerajaan Surga”

 

Oleh karena itu Nabi ‘Isa berkhitan sebagaimana dalam Perjanjian Baru Injil Lukas pasal 2 ayat 21, yang demikian karena beliau عليه السلام mengikuti syariat Nabi Musa عليه السلام sebagaimana disebutkan di dalam perjanjian lama kejadian pasal 17 ayat 9-14.

Adapun Paulus dia telah merusak ajaran Nabi Musa dan Nabi ‘Isa dan membatalkan hukum sunat dan mengatakan “bahwa sunat adalah sunat dalam hati” sebagaimana dalam Perjanjian Baru Roma pasal II ayat 28-29.

 


* Postingan ini hanya catatan admin tokoabdu.com dari hasil mendengar audio yang disampaikan pada grup HSI
* Tetap disarankan mengikuti program HSI Abdullah Roy agar lebih mendapatkan faidah ilmu dan juga mendapatkan sanad ilmu karena mendengarkan audionya secara langsung

Dian Amrillah

Kelahiran Desa Damarpura, OKU Selatan, Sekolah di Baturaja, Kuliah di Tangerang dan kini menetap bersama keluarga di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan