Toko Abdu Pojok Busana Ikhwan
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Mengenal Allah sebagai Satu-satunya Dzat yang Berhak Disembah

Halaqah 5

Mengenal Allah sebagai Satu-satunya Dzat yang Berhak Disembah

 

Apabila Allah adalah satu-satunya dzat yang maha mencipta, memberikan rezeki dan juga mengatur alam semesta, maka kita dituntut untuk tidak menyembah kecuali hanya kepada Allah. Tidak ada yang berhak disembah dan diibadahi kecuali Allah semata.

 

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَّكُمْ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

“Wahai manusia sembahlah Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian supaya kalian bertaqwa. Yang telah mencipta untuk kalian bumi sebagai hamparan, dan langit sebagai bangunan, dan telah menurunkan air dari langit. Maka Allah mengeluarkan dengan air tersebut buah-buahan sebagai rezeki bagi kalian. Maka janganlah menjadikan bagi Allah sekutu-sekutu, sedangkan kalian mengetahui” (Al-Baqarah: 21-22)

 

Maksudnya janganlah kalian meyekutukan Allah, menyembah kepada selain Allah, sedangkan kalian mengetahui bahwa Allah yang mencipta, memberikan rezeki, dan juga mengatur alam semesta ini.

 

Selain Allah tidak berhak untuk disembah, karena dia bukan pencipta, bukan pemberi rezeki, dan bukan pengatur alam semesta. Apabila mereka disembah, maka mereka adalah sesembahan yang batil.

 

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ

“Yang demikian itu karena Allah dialah sesembahan yang haq, yang memang berhak untuk disembah, sedangkan apa yang mereka sembah selain Allah adalah sesembahan yang batil, yaitu yang tidak berhak untuk disembah” (Al-Hajj: 62)

 

Apabila seseorang meyakini Allah yang mencipta, memberikan rezeki, dan juga mengatur alam semesta, kemudian dia masih menyembah kepada selain Allah, atau menyerahkan sebagian ibadah kepada selain Allah, maka dia telah berbuat syirik kepada Allah didalam ibadah.

 

Rasulullah ﷺ pernah ditanya oleh salah seorang sahabat,

Wahai Rasulullah, apa dosa yang paling besar disisi Allah? Maka beliau bersada:

أَنْ تَجْعَلَ لِلّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَك

“Dosa yang paling besar adalah engkau menjadikan sekutu bagi Allah, padahal dialah yang telah menciptakan dirimu” (HR. Bukhari dan Muslim)

 


* Postingan ini hanya catatan admin tokoabdu.com dari hasil mendengar audio yang disampaikan pada grup HSI
* Tetap disarankan mengikuti program HSI Abdullah Roy agar lebih mendapatkan faidah ilmu dan juga mendapatkan sanad ilmu karena mendengarkan audionya secara langsung

Dian Amrillah

Kelahiran Desa Damarpura, OKU Selatan, Sekolah di Baturaja, Kuliah di Tangerang dan kini menetap bersama keluarga di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan