Toko Abdu Pojok Busana Ikhwan
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Syafa’at Bagi Para Pelaku Dosa Besar – Bagian 3

Halaqah 66 – Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
Syafa’at Bagi Para Pelaku Dosa Besar – Bagian 3

Rasulullah ﷺ mengabarkan bahwasanya ada di antara umat beliau ﷺ yang akan memberikan syafa’at bagi dua dan tiga orang.

Beliau ﷺ bersabda:

إِنَّ الرَّجُلَ لَيَشْفَعُ لِلرَّجُلَيْنِ وَالثَّلَاثَةِ

“Sesungguhnya seseorang sungguh akan memberikan syafa’at bagi 2 orang dan 3 orang” (Hadits Shahih Riwayat Al-Bazzar).

Para syuhada akan Allah berikan kesempatan untuk memberikan syafa’at bagi 70 orang kerabatnya.

Beliau ﷺ bersabda:

يَشْفَعُ الشَّهِيدُ فِي سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ

“Orang yang mati syahid akan memberikan syafa’at bagi 70 orang kerabatnya” (Hadits Shahih Riwayat Abu Daud)

Sebuah kebahagiaan yang luar biasa, seseorang memberi syafa’at untuk orang tua, anak-anak, istri dan saudara-saudaranya di saat mereka sangat membutuhkan. Ada di antara umat beliau ﷺ yang akan memberi syafa’at untuk orang banyak.

Rasulullah ﷺ bersabda:

يَدْخُلُ الْجَنَّةَ بِشَفَاعَةِ رَجُلٍ مِنْ أُمَّتِي أَكْثَرُ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ . قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ سِوَاكَ قَالَ سِوَاىَ

“Akan masuk surga lebih dari jumlah Bani Tamim dengan sebab syafa’at satu orang dari umatku. Dikatakan kepada beliau, Ya Rasulullah, apakah orang itu adalah selain dirimu? Beliau menjawab, Iya, dia adalah orang lain selain diriku” (Hadits Shahih Riwayat Tirmidzi)

Bani Tamim adalah qabilah yang terkenal besar di zaman Nabi ﷺ.

Semakin besar iman seseorang, maka akan semakin besar harapan untuk bisa memberi syafa’at kepada orang lain. Orang yang banyak melaknat orang lain di dunia tidak bisa memberi syafa’at di hari kiamat.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ الّلَعَانِيْنَ لَا يَكُوْنُوْنَ شُهَدَاءَ وَلَا شُفَعَاءَ يَوْمَ القِيَامَةِ

“Orang-orang yang banyak melaknat tidak akan menjadi saksi dan tidak akan memberi syafa’at di hari kiamat” (HR. Muslim)

Anak-anak orang yang beriman yang meninggal sebelum dewasa akan memberikan syafa’at bagi kedua orang tuanya.

Rasulullah ﷺ bersabda:
Anak-anak kecil orang-orang yang beriman akan menjadi da’anish surga.

Arti da’anish adalah jentik-jentik nyamuk yang senantiasa ada di kolam.

Maksud beliau ﷺ bahwasanya anak-anak kecil tersebut pasti akan masuk surga dan tidak akan pernah meninggalkannya.

Kemudian beliau ﷺ mengatakan:
Salah seorang di antara mereka menemui ayahnya atau kedua orang tuanya kemudian memegang pakaian atau memegang tangannya seperti aku mengambil ujung pakaianmu ini. Maka dia tidak akan melepaskan pegangannya sampai Allah memasukkan dia dan kedua orang tuanya ke dalam surga (HR. Muslim)

Ini adalah kabar gembira bagi setiap orang tua yang bersabar ketika diuji oleh Allah dengan meninggalnya anak yang belum dewasa. Puasa dan Al-Quran akan memberikan syafa’at.

Rasulullah ﷺ bersabda:
Puasa dan Al-Quran akan memberikan syafa’at pada hari kiamat untuk seorang hamba. Puasa berkata, “Wahai Rabb-ku aku telah menahannya dari makan dan syahwatnya di siang hari. Maka terimalah syafa’atku untuknya” Al-Quran berkata, “Wahai Rabb-ku sesungguhnya aku telah mencegahnya dari tidur di malam hari. Maka terimalah syafa’atku untuknya. Maka diterimalah syafa’at keduanya” (Hadits Shahih Riwayat Ahmad di dalam Musnad beliau).

Ini adalah dorongan bagi seseorang untuk berpuasa karena Allah dan menjaga adab-adabnya. Dan dorongan untuk membaca Al-Quran karena Allah dan menunaikan hak-haknya.

Demikianlah mereka akan memberikan syafa’at setelah diizinkan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى sebagai bentuk pemuliaan Allah kepada mereka.

Orang-orang yang bertauhid sajalah yang akan mendapatkan syafa’at. Adapun orang-orang musyrik, orang-orang kafir dan orang-orang munafik, maka mereka tidak akan mendapatkan syafa’at

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

فَمَا تَنفَعُهُمۡ شَفَـٰعَةُ ٱلشَّـٰفِعِينَ

“Maka tidak akan bermanfaat bagi mereka syafaat orang-orang yang memberikan syafa’at.” (Al-Muddatsir: 48)

Orang-orang yang berdoa kepada Nabi atau Malaikat atau orang-orang shaleh dengan alasan ingin mendapatkan syafa’at mereka, justru tidak mendapatkan syafa’at, karena mereka telah membatalkan iman mereka dengan menyekutukan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى di dalam beribadah.

 


* Postingan ini hanya catatan admin tokoabdu.com dari hasil mendengar audio yang disampaikan pada grup HSI
* Tetap disarankan mengikuti program HSI Abdullah Roy agar lebih mendapatkan faidah ilmu dan juga mendapatkan sanad ilmu karena mendengarkan audionya secara langsung

Dian Amrillah

Kelahiran Desa Damarpura, OKU Selatan, Sekolah di Baturaja, Kuliah di Tangerang dan kini menetap bersama keluarga di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan