Toko Abdu Pojok Busana Ikhwan
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Tanda-tanda Kiamat yang Sudah Terjadi dan Telah Berlalu

Halaqah 11 – Beriman Kepada Hari Akhir
Tanda-tanda Kiamat yang Sudah Terjadi dan Telah Berlalu

Hari kiamat adalah hari akhir dunia ini. Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى mengabarkan bahwa hari tesebut sudah dekat, yaitu apabila dibandingkan dengan umur dunia ini secara keseluruhan.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

اقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ مُعْرِضُونَ

“Telah dekat perhitungan bagi manusia, sedangkan mereka dalam keadaan lalai lagi berpaling” (al-Anbiya: 1)

Tanda-tanda terjadinya hari kiamat sudah mulai bermunculan.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

فَهَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً ۖفَقَدْ جَاءَ أَشْرَاطُهَا

“Maka mereka tidaklah menunggu kecuali hari kiamat yang akan dengan tiba-tiba. Maka sungguh telah datang tanda-tandanya” (Muhammad: 18)

Diantara tanda-tanda hari kiamat yang sudah terjadi dan telah berlalu adalah diutusnya Nabi kita Muhammad ﷺ.

Beliau ﷺ pernah bersabda:

بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ

“Diutusnya aku dan bangkitnya hari kiamat adalah seperti 2 jari ini (yaitu jari tengah dan jari telunjuk)” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan diantara tanda-tanda hari kiamat yang sudah terjadi dan telah berlalu, adalah terbelahnya bulan.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانشَقَّ الْقَمَرُ

“Telah dekat hari kiamat dan telah terbelah bulan” (Al-Qomar: 1)

Dan telah terbelah bulan menjadi 2 di zaman Rasulullah ﷺ ketika orang-orang musyrikin di awal dakwah beliau meminta bukti keRasulan beliau ﷺ. Kemudian beliau ﷺ mengatakan kepada mereka:
“Lihatlah-lihatlah” (HR. Muslim)

Dua tanda diatas sudah terjadi kurang lebih 1400 tahun yang lalu. Tentunya semakin dekatnya hari kiamat, hendaklah membuat seorang muslim segera sadar dari kelalaian dia selama ini.

 


* Postingan ini hanya catatan admin tokoabdu.com dari hasil mendengar audio yang disampaikan pada grup HSI
* Tetap disarankan mengikuti program HSI Abdullah Roy agar lebih mendapatkan faidah ilmu dan juga mendapatkan sanad ilmu karena mendengarkan audionya secara langsung

Dian Amrillah

Kelahiran Desa Damarpura, OKU Selatan, Sekolah di Baturaja, Kuliah di Tangerang dan kini menetap bersama keluarga di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan