Toko Abdu Pojok Busana Ikhwan
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Termasuk Syirik Memakai Jimat

Halaqah 7 – Belajar Tauhid

Termasuk Syirik Memakai Jimat

 

Allah عَزَّ وَ جَلَّى adalah dzat yang memberikan manfaat dan mudharat. Kalau Allah menghendaki untuk memberikan manfaat kepada seseorang, maka tidak akan ada yang bisa mencegahnya. Demikian pula sebaliknya, ketika Allah menghendaki untuk menimpakan musibah kepada seseorang, maka tidak akan ada yang bisa menolaknya.

 

Keyakinan tersebut melazimkan kita sebagai seorang muslim untuk hanya bergantung kepada Allah semata, dan merasa cukup dengan Allah dalam usaha mendapatkan manfaat dan menghindari mudharat, seperti dalam mencari rezeki, mencari keselamatan, kesembuhan dari penyakit, dan lain-lain. Serta tidak bergantung sekali-kali kepada benda-benda yang dikeramatkan, seperti jimat, wafak, susuk, dan yang sejenisnya.

 

Rasulullah ﷺ mengingatkan:

مَنْ عَلَّقَ تَمِيْمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ

“Barangsiapa yang menggantungkan tamimah (jimat dan yang semisalnya), maka sungguh dia telah berbuat syirik” (HR.Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Albani رَحِمَهُ اللهُ)

 

Apabila seseorang meyakini bahwa barang tersebut adalah sebab saja, maka hal itu termasuk syirik kecil, karena dia telah menjadikan sesuatu yang bukan sebab sebagai sebab. Padahal yang berhak menentukan sesuatu sebagai sebab atau tidak adalah dzat yang menciptakannya, yaitu Allah.

 

Perlu diketahui, bahwa dosa syirik kecil tidak bisa disepelekan, karena dosa syirik kecil tetap lebih besar daripada dosa-dosa besar, seperti dosa zina, dosa membunuh, dan lain-lain.

 

Kemudian apabila seseorang meyakini bahwa barang tersebut dengan sendirinya memberikan manfaat dan memberikan mudharat, maka hal itu termasuk syirik besar yang mengeluarkan seseorang dari Islam.

 

Semoga Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى memudahkan saudara-saudara kita untuk meninggalkan perbuatan syirik yang sudah tersebar ini, dan menjadikan ketergantungan hati kita dan mereka hanya kepada Allah.

حسبن الله ونعم الوكيل

 


* Postingan ini hanya catatan admin tokoabdu.com dari hasil mendengar audio yang disampaikan pada grup HSI
* Tetap disarankan mengikuti program HSI Abdullah Roy agar lebih mendapatkan faidah ilmu dan juga mendapatkan sanad ilmu karena mendengarkan audionya secara langsung

Dian Amrillah

Kelahiran Desa Damarpura, OKU Selatan, Sekolah di Baturaja, Kuliah di Tangerang dan kini menetap bersama keluarga di Kota Baturaja, Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan